Rabu, 26 Oktober 2011

Teruslah Berlari

Coretan ini, saya buat di bawah terik matahari yang sangat menyengat.. untuk seseorang yang diam-diam selalu menjadi inspirasi dalam setiap gerik dan gerak :)

**

Melaju dingin menembus angin

Di bawah terik matahari siang

Nafasku memburu dalam ketergesaan

Mengejar senja yang mulai membayang


Kerikil terjal menoreh darah

Dalam tapak-tapak kebingungan

Perih dalam baluran peluh yang menetes

Semakin cepat aku berlari, semakin dalam luka yang tergores


Detikku tak lagi banyak tersisa

Pilihanku tiga

Mundur jika pengecut

Tinggal jika penakut

Atau, maju sebagai pemenang


Jangan hiraukan darah yang tercecer karena dalamnya luka

Karena waktu yang akan bertindak sebagai pengobat lara


Usaikan keraguan

Fokuskan diri dengan tujuan

Luruhkan amarah dan kecewa bersama lelehan peluh lelah


Tuntaskan janji,

Dan tetapkan hati..

Berkilometer, sebelum ruh terlepas dari ragawi

Teruslah berlari..


-aesaazzam-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar