Kamis, 13 Oktober 2011

Kanvas Kehidupan

Jarum jam bergerak,

Berdetak,

Tanpa jeda,

Perlahan tapi pasti,

Tiap peristiwa terjadi tanpa henti..



Kususuri kembali cerita di sepanjang parjalanan usiaku,

Saat aku mulai memanggil mama, ayah..

Saat tapak kaki pertamaku menjejak tanah,

Saat langkah mungilku mengenal sekolah,

Dan sederet gambar yang bertutur tentang kisah



Aku sampai dalam sebuah lembar..

Ketika kutemukan sebuah hamparan yang meneggelamkanku dalam malam-malam perenungan,



Tentang..

Berapa banyak khilaf yang tak seharusnya tergores kuas?

Berapa kali helaan keluh yang kuhembuskan dalam setiap tarikan nafas?

Dan, berapa banyak energi yang harus kuberikan untuk mengganti,

Tiap detik yang tak pernah kembali?



Allahu Rabb,

Kumohon terang dalam jalan yang masih temaram,

Karena mustahil bagiku memintaMu memutar kembali sang waktu,



Karena setiap kebahagiaan adalah anugerah,

Setiap kesedihan adalah tarbiyah,

Setiap kejadian adalah hikmah,

Maka, karuniakanlah lenteraMu yang kelak membimbingku dalam perjuangan istiqomah,


Membentangkan kembali gambar detak sang jarum yang masih tersisa,

Dalam kobaran semangat mujahadah,

Tak mengijinkan sesal kembali menggores kisah,

Dalam bingkaian kanvas kehidupan..

-aesaazzam-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar