Kamis, 13 Oktober 2011

Sebuah Pengantar,

Bismillah,

Segala Puji bagi Rabb-ku, Pemilik nyawa-ku, Pelindung jiwa-ku, dan Penentram qalbu-ku, Allah SWT.,

Shalawat serta salam aku hadiahkan kepada uswah sepanjang jaman, pribadi sholeh yang kehadirannya senantiasa dirindu di tengah-tengah umat yang masih akan selalu belajar dari kisah perjalanannya, Rasulullah Muhammad SAW.,

Kurangkai do’a untuk para sahabat Rasul, yang semangatnya semoga selalu dapat memacu semangatku untuk terus membuat jejak dalam kehidupan.

Senyum, sayang, dan rindu terbalut selaksa harap dan munajah kubingkis dengan penuh cinta dan rasa haru, untuk kedua orangtua yang telah membesarkanku dalam kesederhanaan dan kasih sayang.

Kecup hangat kulabuhkan untuk adikku satu-satunya, yang dengan ‘kenakalannya’ telah membantuku untuk bersikap dewasa dan mengalah.

Salam persaudaraan kutebar untuk semua saudara-saudaraku, semoga Allah senantiasa menjaga dan melindungi dimanapun kalian berada.. Amin.

---- Coretan ini, hanyalah sekelumit bagian dari usaha seorang anak manusia untuk meraih ridho Rabb-nya melalui berbagi dalam ilmu, nasehat dan hikmah yang semoga bisa kita tuai bersama, sebagai salah satu jalan untuk mencapai titik puncak kehidupan, mempersiapkan sebuah akhir dari sebuah kisah kehidupan dengan baik.. InsyaAllah..

Serta...

Sebentuk pengamalan sederhana dari petikan firman-Nya yang artinya:

“..... saling nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.”

(TQS. 103: 3)

---- Terakhir, tapi bukan yang paling akhir.. ambillah apa yang patut diambil dan buanglah apa yang tak patut diambil dari coretan ini, karena sungguh.. Allah-lah pemilik kebenaran yang paling mutlak.

Semoga Bermanfaat,

Aesa Arsyl Azzam-- :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar