Jika malam singgah dan melukisi bahagia untukmu saat ini,
aku harapkan ia sebagai wakilku
setia mendampingi jejakmu,
melindungimu dari setiap luka yang coba mengecupmu
aku cinta, rupanya
Meski hanya diam, kuasamu
atas hatiku merambah belantara yang
tak bosan menumbuhkan perdu-perdu rindu
Dalam doa yang tak putus-putus dirapal,
kakikaki kecilku tak lelah menapak dalam jejak yang tertatih-tatih menjalankan titah
berpuluh jarak kali waktu merunduk malu dalam hasrat yang bergegas lulus untuk
mencintaimu, tanpa rasa bersalah
Dalam dirimu kuharap bahagiaku bermuara
Sebab karenamu,
aku serupa lilin yang kehabisan kata untuk memuji dan
berjanji
Aku cinta, rupanya
Sabtu, 08 Juni 2013
21:13
-aesaazzam-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar