Mesranya
sapaan angin
Menjamah aroma nafas yang gersang
Menghembuskan keteduhan ditengah kerontang
Cakrawala benyanyi
Menjamah aroma nafas yang gersang
Menghembuskan keteduhan ditengah kerontang
Cakrawala benyanyi
Bersama
tarian indah pelangi
Melagukan
rindu
Yang
kupahat di atas batu
Bisikku
mengalir bersama air
Jelas
dan jernih
Berlabuh
dalam muara keteguhan
Aku,
kamu, kita
Sama
paham
Bagaimana
bulan bersama cintanya
Mematrikan
diri dalam diam dan kesetiaan pada
Mentari
Maka, ketika ingin ku belah sepi
Agar tak lagi kusebut namamu secara sembunyi-sembunyi
Maka, ketika ingin ku belah sepi
Agar tak lagi kusebut namamu secara sembunyi-sembunyi
Menundukkanku
pada keanggunan tanpa kata
Dan, kepada cakrawala-lah kubiarkan hatiku bermalam
Menunggu
takdir
Menjemput
cinta yang masih malu-malu
Sidoarjo,
21 Mei 2012
-aesaazzam-
Cie cie. . asik asik. . xD
BalasHapushehehe, kok asik sih? --"
HapusDan, kepada cakrawala-lah kubiarkan hatiku bermalam
BalasHapusMenunggu takdir
Menjemput cinta yang masih malu-malu
yah itu asik atuh...
hehehe,
BalasHapuskalau bisa benar-benar bermalam ya? hehe..