Sabtu, 17 Desember 2011

Keluh

Allah, aku ingin bercerita..
karena hanya kepadamu, kupercayakan ceritaku..
sungguh, tumpukan tugas ini, menghimpitku dengan tekanan, hingga tak terasa keluh ku pun meluncur begitu saja,
Allah, aku tahu tak ada sebuah guna dari keluh melainkan beban akan terasa semakin berat..
karenanya, sungguh hanya kekuatan dariMu yang aku harap dapat menjagaku dari sikap lemah..

--------------------------------------------

Keluh

Luh,

Keluh

Peluh,

Pe

Luh-ke

Luh

Lu – luh

Ke

Lu --

Ruh


Peluh pun meluruh

Bersama cucuran keluh

Rabb,

Lemahnya jiwa tak sanggup dengan coba

Padahal belum seberapa


Keluh pun meluncur

Bersama tetesan peluh

Rabb,

Betapa manja

Jiwa yang rapuh

Tak tahan uji

Padahal mengaku telah dewasa diri


Lelah

Leleh

Leh

Lah

Lah

Leh

Lah

Le --

Lah


Lelahku meleleh

Keluh pun turut meluruh

Rabb,

Tak sanggup sembunyikan luh

Yang leleh bersama peluh


Sungguh,

Engkau Maha Tahu

Dan,

Tak kan ada beban melebihi kuatku

Tapi..

Rabb,

Lemahnya jiwa

Sujud. Ampun. Karena tak pandai mengucap syukur

Padahal,

Engkau Maha Baik


Benarlah, jika diri yang papa

Dekat dengan le –

Mah,


Maka, kuatMu adalah satu-satunya sandaran

Agar tak jatuh dalam kehinaan yang dibisikkan oleh syetan



-aesaazzam-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar