Senin, 13 Agustus 2012

Assalamualaikum, Rindu


Assalamualaikum, rindu
Bersandarlah di bahuku,
Kita belajar sabar dan tawakkal
Sebab hanya kepadaNya jua kita berlabuh

Bumi tempat kita berpijak,
Sarang segala mimpi dan harapan
disinilah kita bersekutu
menjadi airmata yang menghamba

atas cinta semata wayang
yang terbuat dari kulit rindu
berdalang sunyi dengan lakon isak, dari
tangis-tangis, mengiba

berseling Dzikir lirih,
“hendak kemana rindu ini kubenam, Rabbi”

-aesaazzam-